Postingan

OCB (Oil Circuit Breaker)

Gambar
Oil Circuit Breaker adalah jenis CB yang menggunakan minyak sebagai sarana pemadam busur api yang timbul saat terjadi gangguan. Bila terjadi busur api dalam minyak, maka minyak yang dekat busur api akan berubah menjadi uap minyak dan busur api akan dikelilingi oleh gelembung-gelembung uap minyak dan gas. Gas  yang terbentuk tersebut mempunyai sifat  thermal conductivity yang baik dengan tegangan ionisasi tinggi sehingga baik sekali digunakan sebagi bahan media pemadam loncatan bunga api. 

ACB (Air Circuit Breaker)

Gambar
ACB (Air Circuit Breaker) merupakan jenis circuit breaker dengan sarana pemadam busur api berupa udara. ACB dapat digunakan pada tegangan rendah dan tegangan menengah. Udara pada tekanan ruang atmosfer digunakan sebagai peredam busur api yang timbul akibat proses switching maupun gangguan.   Air Circuit Breaker dapat digunakan pada tegangan rendah dan tegangan menengah. Rating standar Air Circuit Breaker  (ACB) yang dapat dijumpai dipasaran adalah sbb:  •  LV-ACB:  Ue = 250V dan 660V  Ie = 800A-6300A  Icn  = 45kA-170kA  •  LV-ACB:  Ue = 7,2kV dan 24kV  Ie = 800A-7000A  Icn  = 12,5kA-72kA 

MCCB (Molded Case Circuit Breaker)

Gambar
MCCB merupakan alat pengaman yang dalam proses operasinya mempunyai dua fungsi yaitu sebagai pengaman dan sebagai alat untuk penghubung. Jika dilihat dari segi pengaman, maka MCCB dapat berfungsi sebagai pengaman gangguan arus hubung singkat dan arus beban lebih. jenis tertentu pengaman ini, mempunyai kemampuan pemutusan yang dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan. 

MCB (Miniatur Circuit Breaker)

Gambar
MCB adalah pengaman rangkaian yang dilengkapi dengan pengaman thermis (bimetal) untuk pengaman beban lebih dan juga dilengkapi relai elektromagnetik untuk pengaman hubung singkat. MCB banyak digunakan untuk pengaman sirkit satu phasa dan tiga phasa. Keuntungan menggunakan MCB, yaitu : 1. Dapat memutuskan rangkaian tiga phasa walaupun terjadi hubung singkat pada salah satu phasanya.  2. Dapat digunakan kembali setelah rangkaian diperbaiki akibat hubung singkat atau beban lebih.  3. Mempunyai tanggapan yang baik apabila terjadi hubung singkat atau beban lebih.  Pada MCB terdapat dua jenis pengaman yaitu secara thermis dan elektromagnetis, pengaman termis berfungsi untuk mengamankan arus beban lebih sedangkan pengaman elektromagnetis berfungsi untuk mengamankan jika terjadi hubung singkat. Pengaman thermis pada MCB memiliki prinsip yang sama dengan thermal overload  yaitu menggunakan dua buah  logam yang  digabungkan (bimetal), pengama...